Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Cara Efektif Menghindari Penularan & Penyebaran Virus Corona COVID-19

4 min read

Cara Efektif Menghindari Penularan & Penyebaran Virus Corona COVID-19

Pandita.ID – Virus corona COVID-19 telah menjadi pandemi yang menyerang puluhan ribu orang di hampir seluruh belahan dunia dan menelan ribuan korban jiwa di antaranya. Dan kini, wabah yang disebabkan oleh virus yang juga dikenal sebagai novel corona 2019 (2019-nCoV) ini telah menginfeksi ratusan orang di Indonesia.

Tentu saja kita semua tidak menginginkan wabah ini semakin parah di Indonesia. Oleh sebab itu, untuk menghindari supaya tidak terinfeksi virus yang sedang mewabah ini, perlu bagi kita untuk mengenali dan melakukan beberapa langkah sederhana namun efektif yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona COVID-19 ini.

Penularan dan Penyebaran Virus Corona COVID-19

Mulanya, virus corona COVID-19 diduga kuat berasal dari hewan liar (di antaranya seperti kelelawar, ular, unta, dan musang) yang menular ke manusia, kemudian semakin mewabah dari manusia ke manusia. Virus ini terbilang mudah sekali dalam penularan dan penyebarannya.

Melansir dari keterangan Kemenkes, penularan antar manusia dapat terjadi apabila kita berada di dekat atau terjadi kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, melalui percikan atau tetesan cairan (droplet) yang berasal dari mulut dan hidung pada saat batuk maupun bersin.

Kurang lebih sama dengan penularan flu. Hanya dengan berada di dekat penderita, jika seseorang menghirup udara yang bercampur dengan virus (karena droplet) tersebut, maka besar kemungkinannya bagi orang tersebut untuk terinfeksi. Tidak hanya itu saja, virus ini juga dapat menular jika seseorang melakukan kontak langsung dengan penderita melalui jabat tangan dan semacamnya, kemudian orang tersebut menyentuh mata, hidung, dan mulut (segitiga wajah).

Dan lagi yang perlu untuk kita ketahui, bahwasannya virus ini juga dapat menginfeksi seseorang melalui media benda mati yang terkontaminasi virus tersebut—penularan dengan cara ini mirip dengan penularan melalui jabat tangan tadi.

Memang hingga saat ini belum diketahui pasti hingga berapa lama virus ini dapat bertahan pada benda mati. Studi terakhir menyebutkan bahwa virus ini dapat bertahan beberapa jam pada suatu benda, itupun tergantung oleh permukaan benda, suhu, dan kelembaban lingkungan pada lokasi benda tersebut berada.

Ketika terinfeksi, seseorang akan mengalami gejala mirip flu, demam, batuk, dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya, orang yang terinfeksi virus corona COVID-19 bisa mengalami gejala yang lebih parah seperti demam tinggi dan sesak napas akibat infeksi paru-paru (pneumonia).

READ:  1 Mei, Sejarah Hari Buruh Internasional & May Day di Indonesia Saat Ini

Hingga tulisan ini dibuat, belum ada obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan infeksi dari virus Corona COVID-19 selain memperkuat sistem kekebalan tubuh itu sendiri. Oleh karena itu, WHO sendiri telah mengimbau agar segenap masyarakat tidak memandang sepele pandemi ini dan senantiasa melakukan berbagai tindakan pencegahan.

Cara Mencegah Penularan dan Penyebaran Virus Corona COVID-19

Melansir dari Alodokter, untuk meminimalisir kemungkinan tertular virus corona COVID-19, kita dapat melakukan beberapa langkah seperti berikut:

1. Sering mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan dengan benar merupakan cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona COVID-19. Mencuci tangan dengan benar yakni mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, paling tidak selama 20 detik, dengan memastikan seluruh bagian tangan (punggung tangan, pergelangan, sela-sela jari, dan kuku) tercuci dengan bersih.

Atau jika karena beberapa alasan Anda tidak dapat mencuci tangan dengan metode seperti di atas, Anda dapat membersihkan tangan dengan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60% agar efektif.

Lakukanlah tindakan sederhana ini secara teratur, seperti saat sebelum dan setelah makan, sebelum menyusui atau memerah ASI, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, maupun setelah batuk atau bersin, dst.

2. Menggunakan masker

Perlu diketahui sebelumnya bahwa penggunaan masker lebih dianjurkan bagi orang yang sedang sakit ketimbang pada orang yang sehat.

Ada dua tipe masker yang bisa digunakan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona COVID-19. Yang pertama adalah masker bedah (surgical mask), yang mana adalah masker sekali pakai yang paling umum digunakan. Meski tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan risiko penyebaran penyakit infeksi, termasuk infeksi virus Corona. Masker ini (mestinya) mudah ditemukan, harganya (mestinya) terjangkau, dan nyaman dipakai ketika beraktivitas sehari-hari.

Yang kedua adalah masker N95. Masker jenis inilah yang sebenarnya lebih direkomendasikan untuk mencegah infeksi virus corona COVID-19 karena desainnya yang dirancang khusus untuk menyaring partikel berbahaya di udara. Hanya saja, masker ini akan kurang nyaman untuk dikenakan beraktivitas sehari-hari dan harganya pun relatif mahal.

3. Menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi menularkan virus

Seperti yang telah ramai diberitakan, diduga kuat bahwa wabah virus corona VOVID-19 berasal dari kelelawar dan disebarkan oleh beberapa mamalia dan reptil seperti ular. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan hewan-hewan tersebut.

Juga yang tak kalah penting, yakni hindari mengonsumsi hewan liar.

4. Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas)

Sudah menjadi hal yang umum, jika daya tahan tubuh kuat maka risiko terserang penyakit itu semakin kecil. Karena itu kita mesti senantiasa menjaga seraya meningkatkan imunitas kita. Seperti yang disampaikan oleh pasien 01 yang berhasil sembuh melawan virus corona COVID-19 bersama pasien 02 dan pasien 03 belum lama ini, dia mengatakan bahwa salah satu perjuangannya agar bisa sembuh adalah dengan meningkatkan imun di dalam tubuhnya.

READ:  Batuknya Gunung Merapi (Erupsi) di Tengah Wabah COVID-19

5. Social dinstancing

Selain langkah-langkah di atas, social distance atau menjaga jarak ketika bersosialisasi juga merupakan cara yang efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona COVID-19.

Apa itu sebenarnya social distance? Social distance merupakan praktik kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dekat dengan orang sehat untuk mengurangi peluang penularan penyakit. Social distance sendiri dapat mencakup langkah-langkah kecil seperti menjaga jarak minimal 1 meter, hingga skala besar seperti membatalkan agenda kelompok, menutup ruang publik, serta keputusan individu seperti menghindari keramaian atau membatalkan kunjungan ke tempat yang terjangkit misalnya.

Jika kita mau menengok sejarah, hal semacam ini tentu bukan kali pertama terjadi. Jauh hari, bahkan pada masa Rasulullah Muhammad SAW juga pernah terjadi. Rasulullah sendiri pernah mengajarkan bagaimana cara menghadapi wabah penyakit dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abdurrahman bin Auf.

“Apabila kamu mendengar tentang wabah yang merebak di suatu negeri, maka janganlah kamu memasukinya (negeri itu). Dan apabila wabah itu merebak di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya.” [HR. Muslim]

Ya, pesan Rasulullah tersebut memang mirip dengan anjuran untuk melakukan social distancing sekarang ini. Dan menurut kami, ini memang cara yang sangat efektif untuk menghindari penularan dan penyebaran virus ini.

Social distance memang seringkali sulit dan berat untuk dilakukan karena kita sebagai manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Namun, untuk sementara waktu, nyatanya kita memang harus melakukan langkah sulit nan berat ini demi kebaikan bersama.

Dan yang terakhir … Bila Anda kedapatan mengalami gejala flu, seperti batuk, demam, dan pilek, yang disertai dengan kondisi badan yang lemas dan sesak napas, terlebih bila dalam kurun 2 minggu terakhir Anda telah bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus corona COVID-19, maka segeralah periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Dari kami, semoga informasi yang ada di tulisan ini dapat bermanfaat, dan semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan, dan semoga situasi dan kondisi sekarang ini bisa segera kembali seperti sedia kala. Salam harmoni.

0
Ahmad Ali Buni
Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *