Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Lokasi Ibu Kota Baru RI Lebih Rentan Serangan Rudal?

1 min read

Pandita.ID – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan bahwa Ibu Kota RI akan dipindahkan ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Ditunjuknya lokasi Ibu Kota Baru RI ini pun menimbulkan berbagai pendapat di masyarakat. Tapi, yang paling membuat saya terhibur, adalah adanya riuh pendapat yang mengatakan kalau lokasi Ibu Kota Baru (Kaltim) tersebut lebih rentan terhadap serangan rudal (dari negara lain).

Benarkah demikian?

Saat mereka gaduh mempersoalkan kalau lokasi Ibu Kota Baru RI dianggap jadi lebih rentan dan jadi sasaran empuk terhadap serangan rudal, kemana saja mereka dalam setengah abad terakhir? Atau setidaknya dalam 20 tahun terakhir, ketika telah banyak informasi yang demikian terbuka di jagat internet?

Selamat Datang di Era Rudal Balistik Antar-Benua (ICBM)

Selamat Datang ke Era Rudal Balistik Antar-Benua (ICBM)

Inilah tahun 2019, Milenium baru yang telah menyambut kita dengan segala kecanggihan dan pencapaian manusia dalam kemajuan dunia. Tak terkecuali dalam dunia pertahanan.

Tidak tahukah mereka tentang peluru kendali alias rudal alias misil? Khususnya jenis yang paling menggetarkan, yakni Rudal Balistik Antar-Benua atau Intercontinental Ballistic Missile (ICBM), inilah jenis rudal yang secara harfiah mampu terbang menghantam sasaran di benua lain.

ICBM adalah rudal yang mampu menjangkau 1.000 km hingga 15.ooo km dari peluncurnya. Dan China sudah mengoperasikan ICBM Dong Feng-3 (DF-3) sejak hampir setengah abad silam. Dengan jangkauan kurang lebih 4.500 km, praktis DF-3 lebih dari mampu untuk menjangkau Jabodetabek dengan mudahnya sejak dulu—andai China mau.

READ  Kebakaran Parah Hutan Amazon Membuat Bumi Semakin dalam Bahaya!

Negara yang Mempunyai ICBM

Tidak hanya China, pada masa yang sama, Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris dan Perancis punya ICBM sejenis. Bahkan beberapa di antaranya punya ICBM dengan jangkauan yang lebih mengerikan, yakni lebih dari 10.000 km—yang dengan kata lain dapat menjangkau titik mana pun di planet ini.

Jangan lupa untuk menyertakan Korea Utara, India, Iran, Israel, dan Pakistan (masih kemungkinan) dalam jajaran negara-negara pemilik ICBM zaman now.

Efek samping dari pengembangan ICBM adalah derivasinya untuk roket peluncuran satelit atau wahana antariksa (wantariksa) ke Bulan atau ke planet lain. Jadi jangan heran jika negara-negara tadi cukup kuat dalam program antariksanya—yang mana tidak terlepas dari efek Perang Dingin.

Teknologi Rudal Balistik Antar-Benua (ICBM)

Tentu akan sulit untuk menjelaskan Rudal Balitstik Antar-Benua atau ICBM) bagi para Flat-Earther. Tentu saja karena rudal balistik ini mengangkangi faham/teori Bumi Datar.

Teknologi ICBM tidak hanya sekadar penguasaan teknologi peroketan, tapi juga eksploitasi sepenuhnya gravitasi Bumi + ketebalan atmosfer + sistem pemandu.

Sistem Pemandu Modern Berbasis Satelit Navigasi

Selain itu, ICBM juga mengeksploitasi arah rotasi Bumi + Posisi Matahari-Bulan-Jupiter-Venus, terlebih khususnya untuk ICBM yang memiliki jangkauan hingga lebih dari 10.000 km.

Dengan kata lain, akan mustahil untuk dapat membuat sebuah Rudal Balistik jika enggan mempercayai adanya gravitasi.

Ibu Kota Baru Jadi Sasaran Empuk Serangan Rudal?

Jadi, kembali ke pertanyaan awal, apakah lokasi Ibu Kota Baru negara kita ini jadi lebih rentan terhadap serangan rudal?

Hmm. Saya yakin teman-teman Millennials sekalian sudah memiliki jawabannya.

I know you, all my dearest Millennial friends, is more smarter and wiser than those who, in fact, only spread and show their stupidity in a despicable way.


Credit Source: Muh Ma’rufin Sudibyo

5
Avatar
Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *