Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Millennials, Siapakah Mereka Sebenarnya?

2 min read

millennial

Pandita.ID – Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar istilah Milenial? Oh, istilah yang akrab sekali. Atau bahkan tidak peduli sama sekali? Padahal, bisa jadi kalian adalah salah satu di antaranya.

Millennial

Sedikit gambaran mengenai Milenial, Milenial sendiri adalah istilah atau label yang disematkan kepada sekelompok generasi yang dikenal sebagai generasi Y, generasi setelah generasi X (Gen-X). Mereka yang lahir pada rentang tahun 1981 sebagai awal kelahiran sampai dengan tahun 1994 sebagai akhir kelahiran dikenal sebagai generasi Y. Sedangkan bagi mereka yang lahir sebelum rentang tahun tersebut dikenal dengan generasi X, dan generasi Z bagi mereka yang lahir setelah rentang tahun tersebut.

Jika anda terlahir pada rentang tahun tersebut (1981 – 1994), berarti anda termasuk dalam golongan generasi Y atau yang biasa disebut dengan ‘Milenial’.

Penggolongan generasi-generasi ini sebelumnya sudah saya sampaikan pada postingan sebelumnya “Kenapa Generasi Dulu dan Sekarang Berbeda? 6 Generasi Berbeda dalam 100 Tahun Terakhir”. Namun, pada postingan kali ini saya akan mengulas lagi mengenai Milenial, berkaitan dengan isu-isu yang terjadi belakangan ini tentunya. Yang mana akhir-akhir ini Milenial menjadi sebuah fenomena baru layaknya virus yang mewabah.

Virus Millennial

Menyikapi apa yang terjadi belakangan, saya pribadi menyebut Milenial ini sebagai sebuah fenomena. Disadari atau tidak, belakangan ini banyak hal dihubung-hubungkan dengan Milenial. Tidak sedikit publik yang menyebutkan bahwa sekarang eranya era Milenial, zamannya zaman Milenial, bahkan gaya hidup saja gaya hidupnya Milenial. Sedikit-sedikit Milenial, apa-apa Milenial, di mana-mana ada Milenial.

Selalu dan selalu saja ada topik yang berhubungan dengan Milenial. Yang masih hangat sekali, di Indonesia, pihak-pihak yang berkampanye dalam persaingan pilpres pun saling berebut dan saling klaim bahwa Milenial ada di sisi mereka, dan sebaliknya. Di media sosial twitter saja topik ini sering menjadi trending topik di dalam negeri dengan hashtag-hashtag yang beragam.

READ  Bicara Tentang 'Impian', Apa yang Harus Kamu Lakukan Setelah Lulus SMA?

Kita semua sama-sama tahu bahwasannya kaum Milenial memiliki kiprahnya sendiri. Dan tidak sedikit dari kiprah tersebut muncul berbagai pencapaian baru, gebrakan baru, yang tidak dinyana-nyana sebelumnya.

Contohkan saja, youtuber. Siapa yang menyangka jika youtuber bisa menjadi sebuah profesi? Meski tidak ada jaminan gaji tetap dan tunjangan layaknya bekerja di bidang formal karena segala hasil yang didapat berdasarkan kreativitas dan usaha pribadi. Dan, siapa youtuber yang paling sukses sekarang ini? Mereka, anak-anak muda generasi milenial. Raditya Dika, Bayu Skak, Atta Halilintar, Ria Ricis, adalah segelintir contoh nyata lahirnya profesi baru sebagai youtuber. Dan tidak sedikit sekarang orang-orang dari berbagai lintas generasi yang berlomba mengikuti jejak mereka, ingin sukses seperti mereka.

Lalu ada lagi, Selebgram. Kita yang melek dengan media sosial pasti tahu bahwa bagi beberapa orang itu sudah menjadi sebuah profesi sekarang. Dan siapa yang berhasil meraih kesuksesan melalui jalan menjadi selebgram? Mayoritas adalah kaum muda Milenial.

Bahkan, bermain game yang dulu dianggap sebagai kegiatan un-faedah dan cenderung dikaitkan sebagai kegiatannya orang yang malas saja sekarang sudah menjadi profesi. Dilombakan dan ada timnasnya pula. Hal-hal tersebut tentu tidak lepas dari kiprah kaum muda Milenial yang berandil peran sebagai promotor sekaligus suksesor. Sebetulnya masih banyak lagi contoh lainnya, dalam industri kreatif misal. Jangan lupa, blogger juga.

Bukankah dari sedikit contoh di atas kita jadi dapat menyimpulkan sedikit tentang siapa itu Milenial?

I mean … it’s something new, so different than before, and anti-mainstream. Innovation!

Melihat kesempatan, mengambil celah, dan memanfaatkannya. And boom! Dampaknya adalah lahirnya sebuah revolusi baru  yang menjadi bagian dari kehidupan kita sekarang.

READ  (Bukan) Epilog, Melainkan Sebuah Permulaan: Pelajaran yang Aku Dapatkan dari Kisah Hidupku [Chapter 5]

Satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya, jika kita membayangkan orang-orang yang mewakili berbagai profesi di atas, yang ada dalam benak kita adalah bahwa itulah dunia mereka, mereka hidup di sana. Dan bukankah itu kata kuncinya; itu dunia mereka, mereka hidup di sana?

Ya! Itulah Milenial … kaum yang melihat kesempatan, mengambil celah, dan memanfaatkannya sebagai jalan untuk hidup di dunianya–dunia yang menghidupkan dan menghidupinya.

Peran Millennial

Sedikit menengok sejarah, segala laju perkembangan dan perubahan di dunia ini tidak bisa dilepaskan dari kiprah pemudanya. Bapak Proklamator kita, Ir. Soekarno, dalam salah satu pidatonya yang membakar semangat pemuda bahkan berkata:

“Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Tapi beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”

Dan sekarang ini, Milenial adalah garda terdepan bagi kaum muda tersebut, yang membawa kunci penting yang sangat berpengaruh bagi aspek-aspek kehidupan yang dirangkulnya.

Lalu, kunci penting apa itu yang dibawa oleh Milenial?

Kunci penting itu adalah ‘jiwa’. Jiwa yang mulanya menuntun Milenial dalam menemukan jati diri dan dunianya, lalu menjadi jiwa yang dapat merasuki siapapun. Semangat yang dapat menulari siapapun. Karena pada perkembangannya, sekarang ini, Milenial tidak lagi hanya merujuk kepada satu generasi berdasarkan rentang kelahiran saja, melainkan dapat berubah menjadi sebuah pilihan lakon bagi siapapun yang ingin menjalaninya.

Karena Milenial adalah jiwa, siapapun yang memiliki jiwa tersebut, dia Milenial.

Are you Millennial?

0
Avatar
Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *