Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

Pentingnya Belajar Sejarah Berikut 10 Manfaatnya

4 min read

Pentingnya Belajar Sejarah Berikut 10 Manfaatnya

Pandita.ID – Ketika kita mengulik tentang sejarah, yang terlintas dalam kepala kita mungkin tentang tanggal, peristiwa, dan (yang bagi beberapa orang dianggap sebagai) informasi membosankan lainnya yang terpaksa kita hafal atau pelajari di sekolah.

Sebaliknya, kita mustinya menganggap sejarah sebagai obat yang dapat diresepkan untuk masalah modern kita.

Ya, tentu saja.

Karena ketika kita mengulas dan menguraikannya, sejarah adalah kumpulan solusi untuk masalah apapun. Sama halnya seperti cerita yang epic, sejarah penuh dengan masalah dan konflik yang perlu diselesaikan.

Masalah dunia saat ini bukanlah masalah baru, mereka hanya masalah yang sama dengan lapisan cat baru.

Sampai di sini mungkin sudah terlihat sedikit gambaran tentang “apa sih pentingnya belajar sejarah?” Dan untuk lebih lengkapnya, mari belajar bersama ….

Pentingnya Belajar Sejarah

Terdapat banyak sekali pendapat (dari para ahli) yang menyampaikan tentang pentingnya belajar sejarah, yang oleh kami, jika ditarik garis tengahnya adalah sebagai berikut:

Mempelajari sejarah itu penting karena memungkinkan kita untuk memahami masa lalu, yang pada gilirannya memungkinkan kita untuk memahami masa kini.

Jika kita ingin tahu bagaimana dan mengapa dunia kita seperti sekarang ini, kita harus menengok ke belakang untuk sejenak melihat sejarah agar mendapat jawabannya.

Orang sering mengatakan bahwa “sejarah berulang dengan sendirinya,” tetapi jika kita mempelajari keberhasilan dan kegagalan masa lalu, idealnya kita dapat belajar dari kesalahan kita dan menghindari untuk mengulanginya di masa depan.

Selain itu, mempelajari sejarah juga dapat memberi kita wawasan tentang budaya asal kita, serta budaya yang mungkin kurang kita kenal, sehingga meningkatkan kesadaran dan pemahaman lintas budaya.

Manfaat Belajar Sejarah

Pernahkah terlintas di kepala kita, mengapa di bangku sekolah kita mendapat pelajaran tentang sejarah? Hmm.

Jujur, ketika masih di bangku sekolah, saya sendiri tidak terpikirkan akan pertanyaan semacam itu. Bukan berarti saya termasuk murid yang tidak tertarik dengan pelajaran sejarah, justru malah sebaliknya.

Saya amat menyukai pelajaran sejarah. Saya bahkan menganggap “sejarah” sebagai salah satu dari sedikit mata pelajaran yang tidak membosankan. *Auto favorit kalau kata anak zaman sekarang.*

Mungkin tidak bisa langsung kita rasakan sekarang, tapi dengan belajar sejarah dapat memberikan beberapa manfaat kepada kita. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat kita peroleh dari belajar sejarah:

1. Mengetahui Asal Mula

Sejarah memberi tahu kita bagaimana segala sesuatunya dimulai, yang membantu kita mempelajari bagaimana akhirnya dan di mana kita berada sekarang.

READ  Buah Pikiran Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

Kita dapat lebih memahami masa kini dan memprediksi masa depan dengan melacak asal usul kita, dan membandingkan pola masa lalu dengan masa kini dan masa depan.

Ada aturan abadi yang menghubungkan pola-pola seperti itu, membuatnya berulang sepanjang sejarah, yang bisa kita terapkan ke masa lalu, sekarang atau masa depan, untuk lebih memahaminya.

Ketika sejarah dicatat, kita mendapat keuntungan karena sejarah jadi mudah dianalisis dan dipahami, lebih dari saat ini atau masa depan yang belum kita rekam dan analisis.

2. Menghindari Kesalahan Masa Lalu

Sejarah menunjukkan kepada kita untuk tidak mengambil rute yang salah seperti yang telah diambil oleh orang lain sebelum kita, dan kita akan mengubah rute yang kita jalani sekarang jika itu salah, dan mulai mencari alternatif.

Kita tidak akan kembali ke perang, takhayul, ketidakadilan, atau naluri primitif untuk hidup.

Sebaliknya, kita akan lebih menghargai hidup dan menggunakan lebih banyak cara untuk membuat hidup jadi lebih baik.

3. Hidup dengan Mempersembahkan Sesuatu yang Berbeda

Kita tidak akan mengulang sejarah (yang buruk). Kita akan mencoba hal-hal baru yang belum pernah dicoba sebelumnya.

Pikiran, rencana, dan tindakan kita akan berubah, serta impian kita: kita akan merencanakan dan memimpikan masa depan yang berbeda untuk dinanti-nantikan.

4. Menyelesaikan Pekerjaan Sebelumnya

Kita harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah dimulai para pendahulu atau bahkan nenek moyang kita. Banyak perbuatan baik membutuhkan perhatian dan waktu yang lama sebelum berbuah.

Seorang Petani bisa jadi meninggal ketika pekerjaannya baru dalam proses menabur benih, menyirami tanaman, atau sebelum waktunya panen.

Jika ia telah melakukan bagiannya, maka kita harus melakukan bagian kita. Kita belajar di mana pendahulu kita berakhir dan kita mulai dari sana, baik sebelum maupun sesudahnya.

5. Mewujudkan Impian Masa Lalu

Ketika tidak ada yang bisa dilakukan, mereka bermimpi. Mereka bermimpi tentang masa depan yang lebih baik, yang kebetulan menjadi masa kini kita.

Sudah saatnya impian mereka menjadi kenyataan, karena kita memiliki lebih banyak fasilitas dan kemudahan yang mungkin tidak pernah mereka bayangkan.

Karena sungguh memalukan jika memiliki ide-ide hebat dan peralatan yang memadai tetapi tidak ada tindakan sama sekali!

6. Mempelajari Strategi Bertahan Hidup para Pendahulu Kita

Dengan sedikit pengetahuan yang mereka miliki, mereka berhasil melakukan banyak hal, bertahan hidup dalam keadaan yang paling sulit misalnya.

Kita harus mempelajari strategi lama yang terkadang malah kita butuhkan di masa sekarang.

7. Merebut Kembali Keuntungan yang Hilang

Meskipun masa sekarang umumnya lebih baik, namun terkadang masa lalu malah lebih baik. Sebagai contohnya adalah kehidupan nenek moyang kita memiliki banyak keunggulan dibandingkan kehidupan kita:

  1. Lebih sedikit polusi dan masalah kesehatan terkait polusi.
  2. Lebih sedikit orang dan masalah meledaknya populasi.
  3. Lebih banyak tumbuhan dan hewan, baik dalam dalam jumlah maupun keanekaragaman.
  4. Lebih banyak ruang karena lebih sedikit hutan beton yang menghalangi cahaya, udara, dan pemandangan.
  5. Makanan alami dan organik (non pestisida).
  6. Memiliki waktu tidur lebih banyak (rata-rata 9 jam, seperti yang ditunjukkan catatan), tidak seperti waktu tidur kita yang terkadang termakan oleh waktu lembur kerja.
  7. Lebih banyak olahraga karena lebih banyak beraktivitas secara alami, seperti menggunakan aktivitas fisik mereka untuk bekerja, bepergian, pertahanan, hiburan, dan lain sebagainya.
READ  Membumikan Sosok R.M.P Sosrokartono pada Generasi Penerus Bangsa

8. Ikatan dengan Leluhur

Mereka yang hidup di masa lalu adalah leluhur kita yang memberi kita kehidupan yang kita miliki sekarang. Mereka bekerja dan menderita untuk mempertahankan hidup dan membuat dunia layak huni bagi mereka dan penerusnya.

Catatan sejarah, silsilah, dan DNA dapat membantu kita melacak akar kita kembali; tetapi bahkan tanpa mereka, kita yakin ada seseorang, di suatu tempat, yang namanya mungkin tidak kita ketahui, di setiap abad dan era sejarah, yang menyerahkan kehidupan kepada kita—salah satu dari banyak kakek-nenek kita yang jauh.

Jika kita kebetulan bertemu dengannya, bahkan dalam catatan, kita mungkin akan kagum tentang betapa miripnya penampilan, perilaku, dan karakter kita dengannya.

Mereka masih tinggal bersama kita dengan warisan yang mereka tinggalkan. Setiap tindakan yang mereka lakukan masih memiliki efek riak abadi, kita mungkin atau mungkin tidak melihat.

Mereka sudah mati sekarang, seperti yang akan kita lakukan nanti, bergabung dengan mereka dan menjadi anggota mayoritas yang mati, sementara meninggalkan minoritas yang hidup untuk memiliki bagian kehidupan.

Dalam hal ini, mempelajari sejarah juga membantu kita untuk dapat menerima kematian sebagai bagian dari kehidupan.

9. Perjalanan Pikiran

Ketika kita mempelajari sejarah, kita melakukan perjalanan ke era yang sama sekali berbeda dengan karakteristik kita, memberikannya karakter unik yang tidak dapat ada di waktu atau tempat lain, yang dibuat oleh kombinasi pakaian, makanan, seni, musik, sastra, tradisi yang unik, hari raya, struktur sosial, dan lainnya.

Dan perjalanan pikiran adalah kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan, baik secara mental maupun psikologis.

10. Belajar Bersyukur

Mereka menerima dan menikmati kehidupan yang sebagian besar sulit dan primitif, hal itu tentu jauh sekali jika dibandingkan dengan kita yang hidup di era milenium yang baru ini.

Jadi, dari sejarah hendaknya kita dapat belajar untuk menerima dan bersyukur atas hidup kita saat ini, karena jelas itu lebih baik jika diperbandingkan.

Inilah kenapa belajar sejarah itu penting, karena terdapat banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil dari sejarah itu sendiri.


Sejarah adalah bagian dari kita, seperti halnya kita yang akan menjadi bagian dari sejarah itu sendiri.

0
Avatar
Ahmad Ali Buni "Meski sedikit, aku ingin dunia ini berubah karena ada aku di dalamnya." Founder of Pandita.ID & Millennial Adventure. JeparaUpdate.co is my second home.

One Reply to “Pentingnya Belajar Sejarah Berikut 10 Manfaatnya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *